Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Review Bubuk Teri (Anchovy Powder) By Viand

Kembali lagi ke cerita Mom Blogger Medan - Ditulisan ini aku ingin mencoba membahas salah satu "andalan mak ay" ketika anak sedang menolak makan.

Anak yang menolak makan biasa di istilahkan dengan GTM (gerakkan tutup mulut), aku rasa hal ini sedikit berbeda dengan anak ku. Karena kalau di ingat-ingat anak ku sendiri sangat jarang menutup mulutnya ketika diberi makan, dia sih selalu membuka lebar mulutnya, mengunyah makanannya beberapa saat tetapi kemudian makanannya dilepehkan kembali ketika dia kurang cocok dengan rasa masakkannya. Kalau sudah begini hatiku rasanya retak, serasa aku gagal lulus tes lomba master chef 

Tapi ingat ya mom, walau anak gak mau makan. Mom jangan pernah menyerah, lalu cuek gitu aja. Ingat selalu, susu bukan pengganti makanan padat.

Punya target menaikkkan berat badan anak, menjadikan ku lebih sering kepoin resep mpasi di akun-akun IG. Sampai akhirnya aku ketemu dengan bubuk teri yang banyak banget orang review kalau anaknya berhasil ngelewati masa sulit GTM, ketika makanannya ditambahkan dengan bubuk teri.

Mom Blogger Medan - Review Bubuk Teri (Anchovy Powder) By Viand
Bubuk Teri (Anchovy Powder) By Viand
Dengar kata bubuk teri, hal yang pertama kali kepikiran itu pasti asin banget, terus formalin. Iya formalin emang sangat erat kaitannya dengan ikan teri, makanya saat memutuskan membeli bubuk teri pun aku harus lebih teliti dalam memilih.

Pilihan ku jatuh ke Achovy Powder dari Viand X Pura.

Sebenarnya ada banyak brand yang jual bubuk teri, bingung juga sih milihnya. Harganya pun sangat bersaing, dari yang murah banget sampai yang aku rasa cukup mahal.

Namun pada waktu aku membeli bubuk teri, Bubuk Teri (Anchovy Powder) By Viand satu-satunya bubuk teri yang sudah bersertifikat. Mereka sudah terjamin bebas formalin dan sudah halal terdaftar di MUI. Aku jadi lebih tenang dan langsung memutuskan buat nyobain bubuk teri, tentunya berharap ay jadi lebih doyan makannya.

Viand sendiri mempunyai dua jenis bubuk teri yaitu bubuk ikan teri dan bubuk teri nasi. Setelah tanya-tanya ke admin mereka, ternyata perbedaan keduanya hanya di tingkat rasa asin saja.

Saat pertama kali nyoba sih, tekstur bubuk terinya itu emang halus banget kayak tepung. Kalau rasanya sama seperti teri yang biasa dijumpai dipasaran, sedikit asin dan agak sedikit tercium bau amis (namanya ikan ya mom, pasti baunya amis ya hehe). 


Begitu barang sampai, aku langsung cobain ke ay pakai nasi hangat doang. Sekalian pengen ngebuktiin, kira-kira bakal diterima sama ay gak yah rasa tuh teri. Dan hasilnya, ay makan lahap dan gak ngelepin makanannya.

Tapi karena kesenangan anak gak ngelepehin makanan, aku keterusan sampai tiga atau empat hari menu makanan ay pakai bubuk ikan teri. Nah di hari selanjutnya dia mulai nunjukin tanda-tanda bosen dengan rasanya. Pikiranku saat itu, mumpung anak lagi suka ya kan jadi lanjut terus menu yang dia suka hehe

Bubuk teri ini juga aku pakai buat campuran ketika mau masak ayam goreng tepung untuk ay, biar ada tambahan rasa gurih-gurih gitu.

Sejujurnya aku suka dengan bubuk teri ini, tapi harganya yang aku rasa cukup mahal ngebuat aku harus berhemat setiap pakai bubuk ini. Bubuk teri (anchovy powder) by viand x pura ini aku beli seratus dua puluh ribu dengan ukuran delapan puluh gram. Bagiku sih harganya cukup lumayan mahal ya, karena masih ada bubuk teri yang harganya lebih murah hehe

Sampai saat ini, ay juga masih suka bubuk teri ketika dia kurang berselera makan. Tapi kadang yang dia suka hanya bubuknya aja. Kalau dia emang lagi gak mau makan nasi, tuh nasi tetap dilepihin juga sih. Pas di kasih bubuk terinya aja, dia bisa nunjuk-nunjuk buat minta lagi.

Aku juga ngasih ay teri goreng biasa (bukan teri bubuk) yang ada dipasaran, tetapi gak sering. Karena jujur aku takut dengan kandungan formalinnya. Walau ay suka banget sama teri goreng dan kadang bisa jadi cemilannya, aku tetap batasin ngasih ke dia.

Mom Blogger Medan - Review Bubuk Teri (Anchovy Powder) By Viand

Agar bubuk teri tersimpan dengan baik, aku membagi bubuk teri yang akan digunakan kewadah yang lebih kecil. Ketika habis tinggal di isi kembali.

Belakangan aku dikasih tau sama ibu ku, kalau ingin makan dengan teri tersebut (yang beli dipasar). Coba direndam dahulu dengan baking soda, minimal sekali direndam selama lima belas menit gitu. Katanya biar kandungan formalin di dalam teri terangkat.

Gak tau sih ini beneran bisa ngebantu menghilangkan kandungan formalin atau enggak. Yang pasti kalau mom kurang yakin dengan teri yang dijual dipasaran, lebih baik konsumsinya dibatasin aja ~ cari aman

Sekian review Bubuk Teri (Anchovy Powder) By Viand, semoga bisa atasi masalah gtm pada anak mom juga. Ini aku review produknya karena ay suka dan aku juga beli sendiri ya produk mereka mom.

Tetap semangat mencoba berbagai cara, agar anak bisa makan dengan ceria.
Ingat, makan itu tidak boleh ada paksaan ya.
Harus sama-sama happy, mom happy - si kecil pun happy.

2 komentar untuk "Review Bubuk Teri (Anchovy Powder) By Viand"

  1. Wahh.. sekarang semua ada kemasan praktis ya mom
    semoga bisa menjadi referensi bagi mom lainnya dalam memberikan makan anak
    semoga saja, anaknya semakin semangat makannya.

    BalasHapus