Melangkah Bersamamu

17.50

Kamu, takdir terindah yang Allah gariskan bersamaku

Alhamdulillah, tulisan ini dibuat saat memasuki tahun kedua perikahanku dengan suami.
Dulu sih inginnya nulis dari mulai awal pernikahan, tapi ada aja hal yang buat gak kunjung nulis 😅

Alhamdulillah di tahun kedua ini, kami tidak berdua lagi. Telah Allah percayakan buah cinta untuk yang mengisi hari-hari kami bersama.

Logo pernikahan kami
Rasanya masih ingat, saat suami pertama kali melamar.

Penghujung tahun 2017, menjadi saksi kami. Saat orang-orang melemparkan petasan pertanda bergantinya tahun, suami tercinta justru melemparkan lamaran kepadaku.

Kaget!! 
Itu kata yang pertama terlintas. Karena kami sendiri tidak ada hubungan yang spesial hanya sebatas teman satu komunitas. Jangan bayangkan cara melamar yang romantis. Karena saat itu, aku sendiri sedang berada diluar kota.

Aku mengenalnya di tahun 2015, saat bergabung dengan komunitas blogger. Saat itu dia bertanggung jawab menjadi ketua komunitas. Dia juga yang menyambut setiap warga baru (termasuk aku tentunya saat itu).
Makna logo
Tidak pernah terbayangkan rasa terjebak masuk komunitas (saat itu aku gak tau kalau ternyata acara yang ku datangi adalah kegiatan rutin bulanan komunitas blog m, aku di ajak seorang teman untuk menghadiri kegiatan tersebut) malah membawaku bertemu, berteman dan alhamdulillah berjodoh dengannya.

Terimakasih telah memilihku
Teruntuk kamu

Betapa syahdu cara Allah menjawab doa
Seringnya dalam kejutan tak terandaikan

24.02.19
#LdR











You Might Also Like

0 comments