Program Kehamilanku

01.05

Program kehamilanku | Memiliki keturunan merupakan salah satu keinginanku setelah menikah sama halnya dengan suami ku, tidak terlintas kata menunda kehamilan bagi kami berdua.

Setelah urusan pernikahan selesai semua, mulai dari acara resepsi hingga ngunduh mantu. Aku dan suami sudah merencanakan ingin melakukan program hamil secara mandiri. Program hamil yang kami lakukan tidak di dampingi oleh dokter ahli, karena saat itu aku sih mikirnya masih awal-awal pernikahan jadi ikhtiarnya pakai cara yang alami aja dulu.

Mendengar cerita kehamilan orang-orang jadi hal yang menyenangkan saat itu, biasanya aku langsung bertanya "ada minum sesuatu atau melakukan apa? sehingga hamil" 

Dari sharing orang-orang mengenai kehamilannya juga lah , yang akhirnya membawaku untuk mencoba mengkonsumsi madu suami istri. Gak hanya madu, hasil menjelajah dunia maya juga membawaku pada sebuah buah yang bernama zuriat.

Jujur ini adalah kali pertama aku melihat buah tersebut. Dari hasil pengamatan yang ku simpulkan, ada banyak pasangan yang berhasil hamil dengan ikhtiar melalui buah ini. Tapi tentu saja, soal keturunan itu mutlak dari Allah. Sebagai manusia, hanya bisa berdoa dan terus berusaha semaksimal mungkin.


Madu Suami Istri

program kehamilanku
Madu untuk suami dan istri
Kami meminumnya pagi dan malam hari, di bungkusnya ada aturan pemakaiannya kok. Tinggal ikuti saja petunjuknya


Buah Zuriat

Saat pertama kali datang, agak kaget juga ternyata buah ini cukup keras. Keras seperti buah kelapa namun tidak memiliki aroma serta rasa.
Tapi menjadi berbeda ketika sudah direbus, ternyata air rebusannya beraroma. Kalau menurutku aromanya tercium manis, enak sekali. Dan soal rasa, gak ada rasa sama sekali. Kami membahkan sesendok madu untuk perasa manisnya.

Program Kehamilanku
sumber: www.kurmasehat.com
Merebus buah zuriat ternyata cukup mudah. Awalnya buah di belah menjadi dua bagian, hinggah biji buah yang bagian dalam ikut terbelah juga. Setelahnya di cuci hingga bersih baru ditiriskan.

Penjual buah zuriat saat itu mengajarkan, rebuh buah zuriat dengan 3 gelas air hinggah menyusut menjadi 1,5 gelas air.
Kami meminumnya saat pagi dan malam hari.

Alhamdulillah, sebelum buah zuriat itu habis terebus semua Allah memberi kepercayaan kepada kami melalui kehamilanku.

Semoga tulisan ini membantu para pasangan suami istri yang sedang menanti kehadiran buah hatinya.


You Might Also Like

0 comments